SWAMEDIKASI
Swamedikasi,
atau pengobatan sendiri adalah perilaku untuk mengatasi sakit ringan sebelum
mencari pertolongan ke petugas atau fasilitas kesehatan. Lebih dari 60% dari
anggota masyarakat melakukan swamedikasi, dan 80% di antaranya mengandalkan
obat modern.
Swamedikasi
adalah Pengobatan diri sendiri yaitu penggunaan obat-obatan atau menenangkan diri bentuk perilaku untuk
mengobati penyakit yang dirasakan atau nyata.Pengobatan diri sendiri sering
disebut dalam
konteks orang mengobati diri sendiri, untuk meringankan
penderitaan mereka sendiri atau sakit. Dasar hukumnya permekes
No.919/MENKES/PER/X/1993, secara sederhana swamedikasi adalah upaya seseorang
dalam mengobati gejala sakit atau penyakit tanpa berkonsultasi dengan dokter
terlebih dahulu. Namun bukan berarti asal mengobati, justru pasien harus
mencari informasi obat yang sesuai dengan penyakitnya dan apoteker-lah yang
bisa berperan di sini. Apoteker bisa memberikan informasi obat yang objektif
dan rasional. Swamedikasi boleh dilakukan untuk kondisi penyakit yang ringan, umum
dan tidak akut. Setidaknya ada lima komponen informasi yang yang
diperlukan untuk swamedikasi yang tepat menggunakan obat modern, yaitu
pengetahuan tentang kandungan aktif obat (isinya apa?), indikasi (untuk
mengobati apa?), dosage (seberapa banyak? seberapa sering?), effek
samping, dan kontra indikasi (siapa/ kondisi apa yang tidak boleh minum obat
itu?).
Kriteria obat yang
digunakan
Sesuai
permenkes No.919/MENKES/PER/X/1993, kriteria obat yang dapat diserahkan tanpa
resep:
1.
Tidak dikontraindikasikan untuk penggunaan pada wanita hamil, anak
di bawah usia 2 tahun dan orang tua di atas 65 tahun.
2.
Pengobatan sendiri dengan obat dimaksud tidak memberikan risiko
pada kelanjutan penyakit.
3.
Penggunaannya tidak memerlukan cara atau alat khusus yang harus dilakukan
oleh tenaga kesehatan
4.
Penggunaannya tidak memerlukan cara atau alat khusus yang harus dilakukan
oleh tenaga kesehatan
5.
Penggunaannya diperlukan untuk penyakit yang prevalensinya tinggi di Indonesia
6.
Obat dimaksud memiliki rasio khasiat keamanan yang
dapat dipertanggungjawabkan untuk pengobatan sendiri
Jenis obat yang
digunakan
1.
Tanpa resep dokter :
-
obat bebas tak terbatas : tanda lingkaran hitam, dasar hijau
-
obat bebas terbatas : tanda lingkaran hitam, dasar biru
2.
Obat Wajib Apotek (OWA) Merupakan obat keras tanpa resep dokter, tanda:
lingkaran hitam, dasar merah
3.
suplemen makanan
Seseorang melakukan
swamedikasi karena:
v
Berdasar pengalamannya atau keluarga
v
Menggunakan sisa obat orang lain
v
Menggunakan kopi resep
v
Menggunakan obat OTR dari apotek atau
toko obat
Syarat suatu obat
swamedikasi :
v
Obat harus aman,kualitas dan efektif,
v
Obat yang digunakan harus punya indikasi, dosis,
bentuk sediaan yang tepat,
v
Obat yang diserahkan harus disertai informasi
yang jelas dan lengkap.
Faktor yang menyebabkan
meningkatnya swamedikasi :
v
Perkembangan teknologi farmasi yang inovatif
v
Jenis atau merek obat yang beredar telah
diketahui atau dikenal masyarakat luas
v
Berubahnya peraturan tentang obat atau farmasi
v
Kesadaran masyarakat akan pentingnya arti sehat
v
Pengaruh informasi atau iklan
v
Kemudahan mendapatkan obat
v
Mahalnya biaya kesehatan
Dampak positifnya :
v
Pencegahan maupun pengobatan yang lebih dini
v
Biaya yang lebih terjangkau dan cepat
Dampak
negatifnya :
v
Pengobatan yg kurang rasional
Hal-hal yang harus
diketahui sebelum melakukan pengobatan sendiri :
v
Apakah masalah kesehatan anda memerlukan
pemeriksaan dokter .
v
Apakah anda memerlukan Obat .
v
Konsultasikan dgn Apoteker tentang obat yg dpt
diperoleh tanpa resep dokter, untuk mengatasi masalah kesehatan anda.
Aturan pemakaiannya,
perlu diperhatikan :
v
Bagaimana cara memakainya
v
Berapa jumlah yang digunakan sekali pakai
v
Berapa kali sehari
v
Berapa lama pemakaiannya
v
Waktu pemakaian
Manfaat
Swamedikasi bermanfaat dalam pengobatan
penyakit atau nyeri ringan, hanya jika dilakukan dengan benar dan rasional,
berdasarkan pengetahuan yang cukup tentang obat yang digunakan dan kemampuan
nengenali penyakit atau gejala yang timbul. Swamedikasi secara serampangan
bukan hanya suatu pemborosan, namun juga berbahaya.
mks infonya
BalasHapuslah sudah dikomen pakli wkwk
BalasHapuskeren
BalasHapuswoke
BalasHapusbaguss
BalasHapusbaguss infonya
BalasHapusgood
BalasHapusmakasih infonya
BalasHapusBaguss
BalasHapustrima kasih bantuannya teman teman
BalasHapus